Besaran dan Turunan

Koordinat Cartesius

Google

AddToAny

Partikel Dasar Penyusun Materi

Diposting oleh On 10:00

Partikel dasar penyusun materi adalah:
  • Atom
  • Molekul
  • Ion
Atom
Atom merupakan partikel terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai sifat-sifat unsur itu.

“Atom” berasal dari bahasa Yunani, atomos yang berarti tidak dapat dipotong. Atom-atom adalah partikel penyusun semua benda yang berukuran sangat kecil. Di dalam atom juga terdapat sub-atom, yaitu partikel penyusun atom yang ukurannya lebih kecil.
Setiap atom memiliki inti, yang terdiri dari proton dan neutron, serta elektron yang bergerak cepat di sekitar inti.

Elektron-elektron ini terdapat pada tingkatan energi yang berbeda-beda, yang disebut kulit, tiap kulit memiliki jumlah batas untuk elektron, apabila elektron di kulit pertama sudah memenuhi batas, maka elektron akan memenuhi kulit kedua dan seterusnya.

Molekul
Molekul merupakan partikel netral yang terdiri dari 2 atau lebih atom, baik atom sejenis maupun atom yang berbeda.

Suatu molekul dapat mengandung atom-atom dari unsur yang sama atau atom-atom dari dua atau lebih unsur yang bergabung dalam perbandingan tertentu.

Molekul Unsur

Molekul Senyawa
  1. Molekul yang terdiri dari sejenis atom disebut Molekul Unsur. Contoh: H₂, Cl₂, O₂, P₄.
  2. Molekul yang terdiri dari atom-atom yang berbeda disebut Molekul Senyawa. Contoh : NH₄, H₂O, CCL₄ dan N₂O.
Ion
Ion merupakan atom atau kumpulan atom yang bermuatan listrik. Berdasarkan muatan listriknya ion dibedakan menjadi kation dan anion. Kation adalah ion-ion yang bermuatan listrik posifit, sedangkan anion adalah ion-ion yang bermuatan negatif. Jika dua buah ion yang berbeda bermuatan ini saling berdekatan, maka akan terjadi gaya tarik-menarik yang pada akhirnya akan terbentuk senyawa.

Senyawa yang tersusun oleh ion-ion ini dinamakan senyawa ion. Salah satu contoh senyawa ion, yaitu natrium klorida (garam kapur). Ion yang bermuatan positif disebut ion positif, contohnya H+, N+, dan Ca2+. Ion yang bermuatan negatife disebut ion negatif, contohnya Cl-, O2-, dan SO42-.

Ion Negatif  (2 Proton 3 Elektron)

Ion Positif (3 Proton 2 Elektron)


Bantu Berikan DONASI jika artikel ini dirasa bermanfaat Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.raimondwell.com
DonasiDonasi
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih telah meninggalkan komentarnya