Besaran dan Turunan

Koordinat Cartesius

Google

AddToAny

Elastisitas dan Getaran Harmonik

Diposting oleh On 00:39

Elastisitas 
Benda elastis adalah benda yang akan kembali ke bentuk semula setelah benda dikenai sebuah gaya dan kemudian gaya tersebut dihilangkan. Contoh: karet dan pegas

Benda plastis adalah benda yang tidak dapat kembali ke bentuk semula walaupun gaya yang bekerja sudah hilang. Contoh: kayu dan batu

Tegangan (stress) pada benda, misalnya kawat besi, didefinisikan sebagai gaya persatuan luas penampang benda tersebut. Tegangan diberi simbol V (dibaca sigma).

Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
Keterangan:
F : besar gaya tekan/tarik (N)
A : luas penampang (m²)
σ : tegangan (N/m²)

Regangan
Regangan merupakan perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang ujung benda dengan arah menjauhi benda, sehingga benda bertambah panjang.
Regangan (strain) dapat juga didefinisikan sebagai perbandingan antara penambahan panjang benda ‘X terhadap panjang mula-mula X. Regangan dirumuskan sebagai berikut:
Keterangan:ℇ : regangan strain (tanpa satuan)
Δx : pertambahan panjang (m)
x : panjang mula-mula (m)

Mampatan
Mampatan merupakan perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang ujung benda dengan arah menuju titik pusat benda sehingga benda bertambah pendek.
Geseran
Perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing benda sehingga benda mengalami pergeseran.

Modulus Elastisitas (Modulus Young)
Modulus Elastisitas didefinisikan sebagai perbandingan antara tegangan, dengan regangan suatu bahan selama gaya yang bekerja tidak melampaui batas elastisitasnya.

Dalam SI satuan modulus elastisitas sama dengan satuan tegangan. Semakin besar nilai E, berarti semakin sulit untuk merentangkan benda, artinya dibutuh-kan gaya yang lebih besar.
Berikut ini beberapa nilai modulus Young untuk beberapa benda:

Hukum Hooke
Bunyi Hukum Hooke:
Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya tariknya.
Pada waktu benda elastis (misalkan pegas) ditarik dengan gaya F, maka sebenarnya pegas juga mengadakan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang menariknya, tetapi arahnya berlawanan arah. Gaya ini disebut dengan gaya pegas. Sesuai dengan hukum Hooke, gaya pegas sebanding dengan pertambahan panjangnya, maka:
Keterangan:F : gaya yang dikerjakan pada pegas (N)
Δx : penambahan panjang pegas (m)
k : konstanta pegas (N/m)

Susunan Pegas
➧ Susunan Seri
  • Pertambahan panjang pegas pengganti merupakan penjum-lahan dari pertambahan panjang masing-masing pegas.
  • Konstanta gaya pegas pengganti seri sama dengan jumlah total dari kebalikan tiap-tiap tetapan gaya.
➧ Susunan Paralel
  • Pertambahan panjang pegas pengganti sama dengan pertam-bahan panjang pegas masing-masing.
  • Konstanta gaya pegas pengganti sama dengan jumlah total tiap-tiap tetapan gaya.

Bantu Berikan DONASI jika artikel ini dirasa bermanfaat Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.raimondwell.com
DonasiDonasi
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih telah meninggalkan komentarnya